Rabu, 10 Agustus 2016

CIPRATAN AIR GOT

Perempuan bercelak mata tebal itu, matanya seperti dilingkari malam. Segumpal awan hitam mengelilingi bola putih bening.

Bulu-bulu matanya memgangkat kaku. Mirip tanaman plastik di pinggir danau.

"Aku tidak mau menangis," katanya di suatu siang. "Air mata akan membuat wajahku seperti disiram kuah cumi."

Aku membayangkan pipinya yang putih dibelah aliran hitam. Seperti cipratan air got di atas kanvas.
Dan aku jadi mengerti. Kenapa perempuan suka menahan tangis. Dia hanya menggigit bibirnya sendiri untuk menghalau perih. Sebab ia harus menjaga wajahnya dari cipratan air got.
Load disqus comments

0 komentar