Rabu, 10 Agustus 2016

HABIS SUSI, TERBITLAH SUSI

Indonesia mengenal dua orang Susi.

Susi yang pertama adalah seorang lelaki. Tubuhnya agak tambun. bahasanya terstruktur dan sisiran rambutnya seperti dilumuri lem. Dia bergelar doktor. Memperoleh serenceng penghargaan dari berbagai belahan dunia.

Dunia Susi yang pertama adalah dunia yang tertib. Juga penuh simbol. Tanggal 9, bulan 9, misalnya bisa menjadi sesuatu yang sakral baginya. Susi yang pertama seperti ingin hadir di muka publik tanpa cacat. Semua harus tertata. Susi ini senang mengkoreksi posisi titik, koma dalam pidatonya.

Bagi Susi yang satu ini, persepsi publik harus dikelola. Apalagi dalam politik. Karena itu jangan heran jika kita melihat bibirnya seperti diolesi gincu merah saat berada di depan kamera TV atau ada sedikit pupur di wajahnya untuk menghindari efek pucat.

Susi ini adalah susi yang wangi. Susi yang tertib. Susi yang intelek. Susi yang serba teratur.
Kita sebut saja Susi yang pertama sebagai Susilo.

Susi yang kedua adalah seorang perempuan. Perokok. Ada tatto pada bagian tubuhnya. Dunia Susi yang kedua adalah dunia yang apa adanya. Dia mengibaratkan dirinya seperti burung, yang merdeka dan bebas. Sebelumnya, mungkin, Susi ini tidak pernah pusing dengan persepsi orang terhadap dirinya. Bahkan, mungkin karena saking independennya, dia enteng-enteng saja merokok di hadapan awak media yang mewawancarainya. sebuah tindakan yang membuatnya dicerca habis-habisan.

Dunia Susi yang kedua adalah dunia nyata. Bahkan ijasah sekolah formalnya hanya SMP. Meski dia kini kaya raya, dia tidak peduli dengan embel-embel gelar akademis itu. Padahal banyak orang yang rela keluarkan duit milyaran untuk sebuah pengakuan akademik dan selembar ijasah. Agar dianggap sebagai bagian masyarakat terpelajar. Susi tidak malu diketahui bahwa dia tidak lulus SMU. Dia cuek dengan semua itu.

Sebagai perempuan suaranya agak berat, mungkin karena perokok. Gayanya energik dan bahasanya ceplas-ceplos. Postur tubuhnya terkesan tomboy. Susi tampaknya tidak terlalu suka dengan make-up sebagaimana layaknya perempuan. Rambut dibiarkan keriwil seperti indomie. Juga ketika berada di depan kamera TV.
Dengan kegigihannya dia sukses mengembangkan usahanya. Kini dia menjadi menteri dalam kabinet Jokowi. Nama lengkapnya Susi Pudjiastuti.

Susi yang ini adalah susi yang urakan, Susi yang energik. Susi yang eksentrik. Susi yang 'cuma' lulusan SMP.
Ya, indonesia punya dua orang Susi. Yang satu manis dan terkesan lembut. Yang satu tomboy dan gigih.

Dari keduanya kita bisa bercermin..
Load disqus comments

0 komentar