Senin, 15 Agustus 2016

JAKARTA, BERHENTILAH JADI PEMUNGUT REMAH ROTI

Serangan terus dibombardir ke Ahok. Di ranah hukum, ada aliansi masyarakat mengajukan gugatan praperadilan terhadap KPK, agar lembaga anti korupsi itu cepat-cepat menetapkan Ahok sebagai tersangka kasus RS Sumber Waras.

Padahal praperadilan biasanya diajukan oleh tersangka yang merasa aparat hukum salah dalam menindak, sebelum kasusnya naik ke persidangan. Jadi menggugat biasanya adalah pihak tersangka.

Nah, kalau yang ini kebalik. Justru maunya agar aparat hukum menjadikan Ahok tersangka untuk kasus Sumber Waras. Lho, kalau belum cukup alat bukti? Ya, gak apa-apa. Yang penting tetapkan dulu sebagai tersangka. Dengan begitu, Ahok akan gagal maju dalam Pilkada.

Penjegalan terhadap Ahok juga datang dari DPR. Komisi II DPR yang berencana merevisi UU Pilkada. Salah satu rencananya menaikkan syarat dukungan untuk calon independen. Sebelumnya 7% sd 10% akan dinaikan menjadi 20%.

Jika UU itu jadi direvisi, dibutuhkan 1,4 juta dukungan agar Ahok bisa maju via jalur independen. Angka itu termasuk moderat. Jika mau aman banget, ya minimal 2juta dukunganlah.

Sedangkan jadwal pendaftaran pasangan calon harus masuk Agustus 2016 ini. Sekarang jumlah dukungan riil untuk Ahok mencapai 900 ribu. Bisakah kelompok relawan Ahok mengumpulkan 1juta dukungan tambahan dalam waktu 5 bulan?

Partai-partai itu mau menjegal Ahok, karena demam Pilkada Jakarta pengaruhnya akan sampai ke seluruh Indonesia. Apalagi ini Pilkada serentak. Jika banyak tokoh hebat daerah meniru jalan Ahok, bisa-bisa harga mahar per partai akan jauh berkurang. Dan pundi-pundi partai kosong melompong.

Jadi semua tergantung Anda, warga Jakarta. Jika dalam 5 bulan ini Anda hanya diam, jangan salahkan kalau pesta mereka tidak akan berhenti. Lalu kita cuma kebagian membersihkan ruangan bekas pesta, memunguti sisa-sisa remah roti di lantai. Untuk sarapan esok pagi.

Jika mau dianggap setara dan diundang sebagai tamu terhormat, cepatlah ke mall atau ke mana saja tempat stand Teman Ahok berdiri, Isi formulir dukungan. Itu artinya Anda sedang ikut mengusahakan perubahan. Ikut menaikan harkat Anda sebagai rakyat. Bukan cuma jadi tukang pungut remah roti.

Kini Ahok seperti berhadapan dengan hampir seluruh elemen politik di Indonesia. Dia dianggap lalat penganggu, yang merecoki pesta para politisi..

Ahok dan Teman Ahok juga harus mau membuka diri dengan berbagai kelompok relawan lain. Sebab kekuatan penjegalnya seperti tembok Berlin yang sulit diruntuhkan.

Tapi percayalah, sejarah membuktikan, bekas reruntuhan tembok itu kini cuma jadi souvenir...
Load disqus comments

0 komentar