Jumat, 12 Agustus 2016

KEJEPIT RESLETING

Seorang bocah lelaki, berseragam SD menangis sesegukan. Tangannya sedang memegang es krim. Saya iba sekaligus penasaran.

"Kok kamu nangis. Kenapa?," sapaku lembut.

"Aku kejepit resleting om," jawabnya di sela sesegukan yang masih tersisa. Matanya menunjuk ke celananya yang setengah terbuka. Iya sih, ada yang nyempil si sela-sela resleting itu.

"Lha, kejepit resleting kok malah nangis. Kamu sudah besar, coba betulin sendiri. Gak perlu nangis."

"Gak bisa, om. Apa om gak liat tanganku lagi memegang es krim." Suara tangisnya semakin keras.

Ah, anak ini mengingatkan saya pada seorang pejabat Pemda Jawa Barat. Dia juga menangis sesegukan karena di wilayahnya ada orang yang mengangkut tanah buat urukan reklamasi pantai Jakarta.

Kenapa dia hanya menangis dan tidak melarang tindakan itu jika memang melanggar hukum? Padahal dia Wagub, lho?

Ohh, saya paham. Mungkin tangannya juga sedang memegang es krim..
Load disqus comments

0 komentar