Selasa, 31 Januari 2017

OBAT DIARE

Entah kenapa, ketika Patrialis Akbar menyebut, "Demi Allah, saya didzalimi," tiba-tiba perut saya terserang mules. Begitu gampangnya bawa-bawa nama Allah padahal dia terkena operasi tangkap tangan.

Karena mules tidak mereda juga sampai siang --mungkin dampak berseliwerannya berita kasus tersebut di beranda saya-- akhirnya saya putuskan untuk periksa ke dokter. Setelah diagnosa sebentar, dokter memberikan secarik resep.

Di Apotik, perempuan manis berkerudung hijau memberikan saya dua plastik kecil. Yang satu berisi obat, satunya lebih berisi beberapa butir kerikil.

Dia mengeluarkan isi plastik yang pertama. "Ini vitaminnya, diminium 1x sehari. Yang ini untuk maag-nya, tiga kali sebelum makan. Kalau ini diminum sebelum tidur, untuk membantu istirahat."

"Kalau kerikil ini, buat apa mbak?," tanyaku, sambil menunjuk plastik kecil berisi kerikil.

"Ini untuk menahan diare. Kalau mas nanti kebelet di jalan, batunya dikantongin aja..."
Load disqus comments

0 komentar