Kamis, 09 Februari 2017

INDONESIA YANG RIWEH, INDONESIA YANG ASYIK

Jokowi
SBY dan Jokowi
Inilah gaya dua tokoh politik di Indonesia. Keduanya kontras banget. Pada 2012 di Theater Imax, Keong Mas, TMII Presiden SBY menghadiri puncak peringatan Hari Anak Nasional. Waktu itu, dia berpidato di hadapan ratusan anak-anak usia SD dan SMP. Acara pidato itu sendiri berlangsung agak sore sementara anak-anak hadir di lokasi mulai pupukl 08.00 WIB.

Nah, saat presiden menyampaikan pidato inilah, ada sebagian anak yang kelelahan lalu tertidur. "Tolong bangunkan yang tidur, itu ada satu dua yang tidur," kata Presiden SBY, di sela pidatonya.
Yups, ini pidato seorang Presiden.

Lain dengan Jokowi. Di tengah acara Rembug Nasional Pendidikan dan Kebudayaan, Jokowi menyempatkan berdialog dengan anak-anak. Seperti biasa dia memanggil beberapa peserta ke atas panggung lalu memberi pertanyaan.

Sial. Kali ini pertanyaannya cukup susah. "Sebutkan 5 nama ikan," katanya. Kita tahu ceritanya, di atas pentas anak kecil itu terpleset menyebutkan nama ikan tongkol (semestinya dia menyebut pisang). Lalu, grrrr.. pecahlah tawa Jokowi dan seluruh peserta. Yups, ini respon Jokowi seorang Presiden saat ini.

Ada cerita lainnya. Baru-baru ini SBY menuliskan keluhan di twiter. Masalahnya karena ada 300 mahasiswa yang berdemo dekat rumahnya. Dalam cuitannya dia langsung menunjuk hidung Jokowi dan Kapolri. "Saya bertanya kpd Bapak Presiden & Kapolri, apakah saya tidak memiliki hak utk tinggal di negeri sendiri,dgn hak asasi yg saya miliki? *SBY*
Ini adalah keluhan seorang mantan Presiden.

"Kalau semua pertanyaan ditanyakan ke saya, lalu saya bertanya kemana?," canda Jokowi dalam salah satu acara sambutan.

Nah, ini adalah jawaban Presiden saat ini.
Pada dies natalis Partai Demokrat, SBY memberi sambutan panjang, serius, penuh kritik dan tajam. Saking panjangnya dia berpidato, Sekjen Hinca Panjaitan yang duduk di belakang sampai tertidur.
Jika mendengar pidatonya, sepertinya Indonesia ini sedang dalam jurang kesalahan. Banyak masalah dan perlu diwaspadai.

Ini adalah pidato mantan Presiden dan Ketua Partai.
Pada saat bersamaan, Jokowi dan beberapa menteri malah asyik beradu futsal. Tim pemerintah melawan wartawan yang tertugas di istana. Yang namanya main futal iseng-iseng pasti penuh tawa dan canda.

Uniform yang sehari-hari digunakan SBY biasanya berjenis safari, yang berbahan kaku seperti kulit singkong. Sedangkan Jokowi memilih uniform kemeja putih lengan panjang digulung dengan bagian bawah dibiarkan terlepas.

Entahlah, di mata SBY, Indonesia ini seperti berada dalam suasana tegang, serius, kaku dan riweh. Sementara di mata Jokowi, Indonesia bisa tertawa lepas, optimis dan asyik.
Load disqus comments

0 komentar