Kamis, 09 Februari 2017

MEMILIH GUBERNUR DAN IMAM BESAR

Imam Besar
Pilgub DKI Jakarta
Kalau memilih Gubernur, administratur kota atau manajer yang dilihat itu kompetensinya. Sikap mental dan kemampuan teknisnya.

Nah, jika memilih Imam Besar baru kita pertimbangkan landasan agamanya. Jangan malah kebalik balik. Buat pemilihan Gubernur kamu sibuk kampanye pakai ayat Quran dan serenceng argumen agama.

Ketika menetapkan Imam besar, gak menggunakan landasan apa-apa. Gak menggunakan dalil apa-apa.

Padahal Gubernur mewakili kotanya. Imam besar mewakili agamanya. Gubernur mewakili amanat rakyat. Imam besar mewakili ajaran Tuhan.

Kalau Gubernurnya kacau, hanya rakyat kota yang tertipu. Kalau imam besar yang ngaco, bukan hanya umat yang tertipu. Dia juga sedang membohongi Tuhan.


Nah jika ada Imam Besar yang ngaco, saya maklum jika Anda semua menggelar Aksi Bela Islam III. Sebab Anda adalah orang-orang yang mencintai agamanya...
Load disqus comments

0 komentar