Minggu, 12 Februari 2017

ORANG-ORANG YANG IRI DENGAN RAKYAT JAKARTA

Gubernur DKI Jakarta
KJP
Saat saya lukiskan pemegang kartu KJP di Jakarta bisa membeli telur Rp 9.000 sekilo dan daging Rp 35.000 sekilo, banyak yang teriak goblok dan gak percaya.

Apalagi saat mendapat informasi pemegang KJP gratis naik bus, sekolah gratis, BPJS gratis, belanja keperluan sekolah juga gratis.

Kebanyakan yang teriak bukan warga Jakarta. Wajar. Mereka gak percaya jika Jakarta sudah begitu memperhatikan rakyat miskinnya.

Mereka gak percaya, bahwa Pemda bisa berbuat begitu baik untuk rakyatnya. Pasti mereka iri, kenapa kebijakan serupa tidak bisa diterapkan di daerahnya.

Sebab mereka terbiasa dengan pejabat yang merampok rakyat. Terbiasa dengan kepala daerah yang bersenang-senang di atas rakyatnya yang menderita.

Apakah kamu ingin Pemda di daerahmu bisa punya kebijakan seperti ini? Mintalah Kepala Daerahmu belajar dari Jakarta. Mintalah mereka memperlakukan rakyatnya seperti Ahok memperlakukan warga Jakarta.

Tapi karena yang ada hanya rasa iri, mereka tidak mau pejabat yang melayani rakyat ini memimoin lagi. Agar rakyat Jakarta bisa sama lagi nasibnya dengan mereka.

Iya sih, orang baru merasa miskin jika dia cuma bisa makan nasi sisa sementara yang lain sudah mengunyah roti.

Ada dua reaksi iri. Rasa iri yang diderita spesies dengkul akan melahirkan sikap negatif. Mereka ingin warga Jakarta makan nasi sisa lagi. Biar sama seperti mereka. Spesies dengkul mentalnya memang cuma mental nasi sisa.


Ada juga iri yang membangkitkan motivasi. Inilah mereka yang berharap virus Ahok ini menular ke daerahnya. Agar seluruh Indonesia bisa merasakan betapa enaknya hidup jika pemimpinnya amanah...
Load disqus comments

0 komentar