Sabtu, 11 Maret 2017

MERAMPAS RUMAH ALLAH

Politik
Politisasi Agama
"Saya kira hak orang mau mensholatkan jenazah atau tidak. Itu terserah mereka. Kenapa pada ribut?," ujar seorang kawan yang mengirim pesan via inbox.

Saya setuju. Orang mau melaksanakan kewajiban agamanya atau terang-terangan menolaknya, itu memang urusan mereka sendiri.

Jadi bukan soal orang mau mensholatkan jenazah atau tidak yang menjadi masalah. Masalahnya adalah mereka menolak jenazah disholatkan di mesjid atau musholla yang dikuasainya. 

Jika tidak mau mensholatkan, tidak ada yang memaksa. Tapi menolak jenazah seorang muslim disholatkan di masjid, itu adalah dzalim.

Mesjid adalah rumah Allah yang biasanya dibangun dengan dana umat. Operasionalnya juga menggunakan dana umat.

Ketika ada penolakan orang mensholatkan jenazah di masjid, hanya karena almarhum/almarhumah mendukung Ahok semasa hidupnya. Itu sama saja mereka merampas rumah Allah untuk dijadikan 'posko pemenangan' Anies-Sandi.

Urusan tidak mau mensholatkan, itu urusan mereka sendiri dengan Allah. Tapi urusan merampas rumah Allah, itu menjadi problem serius umat Islam keseluruhan.

Para perompak itu harus dilawan!
Load disqus comments

0 komentar