Sabtu, 26 Agustus 2017

SAMBUTAN HANGAT DI PEKANBARU

Ansor
Suasana di Hotel Alpha Riau
Pagi ini di depan hotel Alpha, Pekanbaru, di bahu jalan layang ada sebuah spanduk yang dibentangkan. Isinya penolakan pada kehadiran tokoh Syiah dan tokoh Liberal.

Kata mereka, tokoh Syiah itu Denny Siregar. Dan tokoh Liberalnya adalah Eko Kuntadhi. Birgaldo Sinaga yang Kristen totok dan sekarang mulai kewahabi-wahabian, luput disebut. Mungkin karena spanduknya gak muat.

Saya sendiri seumur-umur baru kali ini disebut tokoh liberal. Biasanya orang mengenal saya sebagai tokoh kartun.

Gara-gara sebutan itu juga polisi jadi pada sibuk. Ada sebuah mobil komando, sebarisan polisi dan Polwan serta teman-teman Anshor yang ngumpul di depan hotel.

Sambil sarapan bubur ayam (ingatan saya melompat ke Bambang Kusnadi), kami mengamati beberapa orang berdaster sedang konsolidasi. Saya rasa mereka inilah panitia penyambutan. Mungkin mereka membawa untaian bunga untuk di kalungkan. Sebagai tamu yang baik masa sih, harus menolak?

Datang ke sebuah kota disambut dengan spanduk bernada hangat tentu sungguh mengasikkan. Udara Pekanbaru yang sedikit menyengat menambah haru suasana.

"Kok cuma kedatangan tiga orang yang suka becanda aja sudah sedemikian meriah," ujar Birgaldo. Sepertinya kemeriahan penyambutan ini tidak kalah dengan acara resepsi pernikahan Raisa dan Hamish Daud.


Mendengar nama Raisa dan Hamish Daud disebut kami bertiga tiba-tiba murung. Birgaldo merangkul saya, matanya merah. 

Denny melengos melemparkan pandangannya ke jendela. Seperti menyembunyikan duka. Suasananya ngilu sekali. Hiks, hiks, hiks.
Load disqus comments

0 komentar